al-Quran

Listen to Quran

Wednesday, February 11, 2009

Ingat

Ingatilah Sesungguhnya

Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu
dan berharap engkau akan berbicara kepada KU,
walaupun hanya sepatah kata meminta
pendapatKU atau bersyukur kepada KU atas
sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu
hari ini atau kelmarin ......

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk
mempersiapkan diri untuk pergi bekerja .......

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap,
AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk
berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu
sibuk .........

Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi
selama lima belas menit tanpa melakukan apapun.
Kemudian AKU melihat engkau menggeerakkan
kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara
kepadaKU tetapi engkau berlari ke telephone dan
menghubungi seorang teman untuk mendengarkan
kabar terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan
AKU menanti dengan sabar sepanjang hari.
Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau
terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang
sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk
berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa
engkau tidak menundukkan kepalamu.

Engkau memandang tiga atau empat meja
sekitarmu dan melihat beberapa temanmu
berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut
sebelum menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi
engkau tidak melakukannya ....... masih ada waktu
yang tersisa dan AKU berharap engkau akan
berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau
pulang kerumah kelihatannya seakan-akan banyak
hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV,
engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari
didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya
menikmati acara yg ditampilkan.

Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau
menonton TV dan menikmati makananmu tetapi
kembali kau tidak berbicara kepadaKU .........

Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah.
Setelah mengucapkan selamat malam kepada
keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan
tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut.

Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir
untukmu.
AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau
sadari.
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana
bersabar terhadap orang lain.
AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU
menantikan sepatah kata, do'a, pikiran atau syukur
dari hatimu.

Keesokan harinya ...... engkau bangun kembali dan
kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa
hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk
menyapaKU .......Tapi yang KU tunggu........ tak
kunjung tiba ...... tak juga kau menyapaKU.

Subuh ........ Dzuhur .......
Ashyar ..........Magrib ......... Isya dan Subuh
kembali, kau masih mengacuhkan AKU.... tak ada
sepatah kata, tak ada seucap do'a, dan tak ada
rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk
bersujud kepadaKU .........

Apa salahKU padamu ...... wahai HAMBAKU?????
Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU
berikan, harta yang KU relakan, makanan yang KU
hidangkan, anak-anak yang KUrahmatkan, apakah
hal itu tidak membuatmu ingat
KepadaKU............!!!!!!!

Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU
tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa
KU, memohon perlindungan KU, bersujud
menghadap KU ...... Yang selalu menyertaimu
setiap saat ........

Note: apakah kita memiliki cukup waktu untuk
mengirimkan surat ini kepada orang2 yang kita
sayangi??? uuntuk mengingatkan mereka bahwa
segala apapun yang kita terima hingga saat ini,
datangnya hanya dari ALLAH semata............

2 pendapat:

safuan~ said...

sungguh menginsafkan..

menarik isi2 dlm blog ni..izinkan sy menjadi salah seorang follower blog ni..trima kasih..

fatayatul_islam05 said...

ahlan wasahlan safuan
bgus enti ade simpan lagi semua ni..an da pernah bce nie.syukran

Anti Zionist

I Hate Israel

Zionists in Israel Doing With Severe and extreme violence
Why do we Muslims and Muslimat just let them continue to suffer
Which we love them though God has given this love as our weapon to subvert the Zionist Israel
Not enough just to pray, shout anti Israel boycott their goods and making protest signs protest their atrocities.
We need to unite regardless of status, race, mentality, national and political as well as Muslim and Muslimat Let us together to destroy and overthrow the Jews of Israel continued the beatings our brothers in Palestine
Let not our guard again, it emerged as the Sultan Salahuddin Ayub in Jerusalem.
Remember we have the golden age of Islam were we take the history of the Prophet in all previous wars are the strategy for eliminating the al-Kafirun the plight of Muslims before
Do not just let it alone and wait for God to help us we need to pray, work, effort and puteri. Then we wait for God's blessings on our efforts.

*********************************************************
اللهم أنت ربي لا إله إلا أ نت
خلقتني وأنا عبدك وأنا على عهدك
ووعدك ما استطعت
أعوذ بك من شر ما صنعت
أبوء لك بنعمتك علي وأبوء لك بذنبي
فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت

لا إله إلا الله عدد ماخلق في السماء
لا إله إلا الله عدد ماخلق في الأرض
لا إله إلا الله عدد ما بين ذلك
لا إله إلا الله عدد ماهو خالق

********************************************************

Renungan

Tanpa Kepedihan dan Kesengsaraan Kita Akan Membuang Perkara Yang Indah Dengan Sia-Sia Sahaja Tanpa Memberi Kesan Kepada Iman Kita Renungkanlah ... Ingatilah Nabi Adam a.s Sehingga Nabi Muhammad s.a.w Berjaya Atas Kepedihan dan Kesengsaraan Yang Lebih Hebat Dari Kita ... Maka Itu Kesabaran Sahaja Yang Membentengkan Kita Untuk Kita Tidak Terkeluar Dari Landasan...

Ingatan Kalian dan JiwaIslam

Copyright © 2015 لامن جيوا دان نوراني إسلام | Distributed By Blogger Template | Designed By Blogger Templates
Scroll To Top