• Salam

      Video Pilihan Jiwa islam

      Anti Zionist

      Gambar-Gambar

      Sunday, June 22, 2014

      Information







      This Blog Will Be Construction The Template Soon Hope All Visitor Give The Idea As Below :-


      1) Appearance
      2) Graphic
      3) Color
      4) Other Opinion


      Please e--Mail me at : ikin79izal77@yahoo.com.my


      Any idea I will be apply in my blog


      Your idea is valuable to me , and me appreciate for all any idea .


      That all and thank you

      Luahan Bimbang

      Di dalam kita melaksanakan tugasan sebagai Khalifah Allah kadang kala tahap istiqomah kita amatlah merundum . Allahu robbi itu yang terjadi pada aku kini sejak 4 tahun kebelakangan ini aku seperti hilang punca untuk dekatkan diri pada Allah . Kalau diikutkan waktu dahulu aku amalkan segala Rukun Islam dengan agak baik juga , namun kini aku kurang dalam konteks rukun Islam amatlah aku longgar kenapa ini berlaku secara tetiba . Mana salah yang aku yang perlu aku perbaiki. Walhal aku ada laman blog berda'wah ke jalan Allah dan aku juga berjihad kearah Allah namun rukun Islam aku amat lemah untuk perkara yang kedua . Hanya ini terjadi jika aku pulang ke kampong sahaja . Adakah sikap kepimpinan seorang Suami dalam Islamk amat longgar kepada aku kini hanya aku mampu cair jika ada suruhan perihal agama dari emak aku terus sahaja aku laksanakan. Namun jika dari Suami aku aku hanya abaikan . Ya Allah jadikan hati Suami aku ini sentiasa mencari redhamu . Jangan kau lalikan dia dalam taatNya kepadaMu . Aku sejak ini amat risau tentang kematian aku adakah aku akan mati dalam tugasan SOLAT LIMA WAKTU yang penuh sebelum aku menutup mata. Allahu Robbi Suami aku hanya pandai menyuruh sahaja namun dia sendiri tidak laksanakan dan ajak aku berjemaah . Ya Allah kau kurniakan hati yang suci dalam hati dan naluri suami aku . Sedih sungguh bila perihal ini aku renungkan . Aku risaukan azab yang bakal aku terima dan kena tempuhi di akhirat serta padang mahsyar.

      Tuesday, May 7, 2013

      Luahan Aku



      Khas Buat Kaum Melayu Yang Aku Sayangi Di Dunia Dan Akhirat :-

      Post Kali Ini Amat-Amat Menakutkan Melayu , Kau Orang Cakap Cina Babi Sesuka Hati Kau Orang Sahaja
      Oit Bayangkan Semua Orang UMNO Jika MCA dan Gerakkan Keluar Barisan Nasional Dan Masuk Ke DAP Apa Yang Kita Dapat
      Jangan Bersikap Kebudakan Di Dalam Politik , Kena Ingat Mereka Lagi Bangga Dengan Bangsa Namun Begitu Mereka Tetap Rendahkan Diri
      Mereka Sebab Di Dalam Hadith Nabi Ada Juga Menyebut Negara Asal Mereka . Yang Kita Di Tanah Melayu Ini Ada Rasulullah Sebutkan Ke Di Dalam Hadith Baginda Kita Yang Rasa Kita Hebat Walhal Tidak Hebat Mana Pun Kita . Aku Bercakap Begini Sebab Aku Sayang Bangsa Melayu , Mengur Tiada Salah .

      "Carilah ilmu sekalipun di negeri Cina" (H.R. Ibnu 'Adi dan Baihalqi)

      Ingat Kadar Jenayah Yang Paling Ramai Siapa Yang Juarai , Kadar Merempit Siapa Yang Juarai , Kadar Anak Murid Bergaduh Di Sekolah Siapa Yang Juarai , Kadar Kes Cerai Berai Siapa Yang Juarai , Kadar Penagih Dadah Siapa Yang Juarai , Kadar Ibu Bapa Yang Saman Pihak Sekolah Jika Anak Buat Salah Siapa Yang Juarai , Kadar Lahirkan Anak Luar Nikah Siapa Yang Juarai dan Yang Terakhir Sekali Kadar Kes Ragut Meragut Siapa Yang Juarai Opss Lupa Pula Kadar Anak Bujang dan Anak Dara Masuk Ke Disko Dan Pub Siapa Yang Juarai Yang Terakhir Sekali Berapa Ramai Wanita Melayu Yang Mengaku Islam Menutup Aurat Dengan Baik.

      Semua Statistic Ini Adalah Dari Kaum Melayu . Jangan Pandang Rendah Kepada Bangsa Lain Nabi Tiada Pernah Ajar Kita Memelihara Ketuanan Tetapi Nabi Arahkan Kita Jaga Islam Sahaja . Sebelum Mahu Tiupkan Api Perkauman Semak Semua Dari Hujung Rambut Sampai Hujung Kaki Apa Amalan Yang Kita Telah Laksanakan Demi Islam Dan Menentang Kezaliman .

      Terima Keputusan PRU 13 Dengan Tenang , Melayu Di Barisan Nasional Anda Telah Menang Tetapi Lihat Adakah Kemenangan Yang Kamu Miliki Benar-Benar Di Rahmati Oleh Allah , Melayu Pakatan Rakyat Kita Kena Semak Apa Dosa Kita Dan Perbetulkan Jika Ada Mana-Mana Yang Silap . Aku Sahaja Yang Tahu Hala Tuju Pakatan Rakyat Maka Itu Orang Barisan Nasional Tidak Perlu Kata Apa Yang Aku Pilih , Sebab Kalian Kata Malaysia Negara Demokrasi . Jika Orang Melayu Yang Islam Ramai Yang Terkeluar Landasan Islam Masih Tidak Dapat Diselesaikan Maka Itu Jangan Cerita Pasal Islam Dengan Aku .

      Akhir Kata Dari Aku Sebagai Rakyat Malaysia.

      Tuesday, April 2, 2013

      Dialog Antara Syaitan dan Rasulullah

      Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW (dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas) Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.” Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.” Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.” Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.” Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…” Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?” Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”“Siapa yang memaksamu?” Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.” “Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.” Orang Yang Dibenci Iblis Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.” “Siapa selanjutnya?”“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.” “lalu siapa lagi?”“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)” “Lalu siapa lagi?”“Orang yang selalu bersuci.” “Siapa lagi?”“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.” “Apa tanda kesabarannya?”“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.” ” Selanjutnya apa?”“Orang kaya yang bersyukur.” “Apa tanda kesyukurannya?”“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.” “Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.” “Umar bin Khattab?”“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.” “Usman bin Affan?”“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.” “Ali bin Abi Thalib?”“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT). Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis “Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”“Aku merasa panas dingin dan gemetar.” “Kenapa?”“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.” “Jika seorang umatku berpuasa?”“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.” “Jika ia berhaji?”“Aku seperti orang gila.” “Jika ia membaca al-Quran?”“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.” “Jika ia bersedekah?”“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.” “Mengapa bisa begitu?”“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.” “Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”“Suara kuda perang di jalan Allah.” “Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”“Taubat orang yang bertaubat.” “Apa yang dapat membakar hatimu?”“Istighfar di waktu siang dan malam.” “Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”“Sedekah yang diam – diam.” “Apa yang dapat menusuk matamu?”“Shalat fajar.” “Apa yang dapat memukul kepalamu?”“Shalat berjamaah.” “Apa yang paling mengganggumu?”“Majelis para ulama.” “Bagaimana cara makanmu?”“Dengan tangan kiri dan jariku.” “Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”“Di bawah kuku manusia.” Manusia Yang Menjadi Teman Iblis Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”“Pemakan riba.” “Siapa sahabatmu?”“Pezina.” “Siapa teman tidurmu?”“Pemabuk.” “Siapa tamumu?”“Pencuri.” “Siapa utusanmu?”“Tukang sihir.” “Apa yang membuatmu gembira?”“Bersumpah dengan cerai.” “Siapa kekasihmu?”“Orang yang meninggalkan shalat jumaat” “Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.” Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang IkhlasRasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.” Iblis segera menimpali:“Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.” “Siapa orang yang ikhlas menurutmu?” “Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. " "Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. " "Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.” Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus. Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus. Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.” Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. “Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa. Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.” Cara Iblis Menggoda“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku? Akulah mahluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI. Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’ Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul. Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras. jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan iapun semakin taat padaku. Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’ Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu. Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?” 10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?” “10 macam” “Apa saja?” “Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64) “Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan. Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.” Allah berfirman, “Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27). “Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.” Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119) juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38) Iblis lalu berkata:“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.” Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan. Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman. Allahualam bi shawab Lahaula walaquata illabillahi 'aliyuladziim..

      Tuesday, January 1, 2013

      Some Word

      Monday, September 24, 2012

      Facebook dan Dosa


      Mungkin kita pernah terbaca dengan beberapa ungkapan yang tidak sepatutnya. Sebagai contoh, cuba lihat di wall facebook kita atau sahabat-sahabat yang lain.
      " Hari ini saya keluar dating dengan bf saya"
      "Seronoknya keluar ngan **** semalam kat mall, thanx!!!"
      "Awak ni gatal la sayang ;-)"
      "baby, bila lagi nak 'study' sama-sama?"
      "awak cantik pakai baju itu, cun"
      Dan pelbagai lagi contoh-contoh komen, yang tak sepatutnya. Kemudian, agak menyedihkan, apabila kita muat naik gambar, tanpa kita sedari, mendedahkan aurat kita sendiri, dan bergambar dengan pasangan bukan muhrim secara berpegangan tangan atau berpelukan.
      Mungkin, kita tidak mempunyai apa-apa niat, malah rasa bersahaja apabila menulis komen-komen serta meletakkan gambar tersebut. Tapi sedarkah kita, kita telah membuka keaiban diri kita sendiri, dengan menghebahkan perkara tersebut kepada pengetahuan umum?
      Menurut buku "Sabil An-Najat Min Syu-um Al-Ma'shiyat" atau "15 Kaedah Selamat Dari Maksiat", penulisan Muhammad bin Abdullah Al-Duwais, beliau ada menyatakan jangan hebah apabila berbuat maksiat. Terdapat beberapa nas agama yang boleh dikongsikan.
      Bersumberkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata:
      " Aku pernah mendengar Rasulullah S.A.W bersabda: "Semua umatku diampuni kecuali orang-orang yang melakukan perbuatan maksiat secara terang-terangan. Salah satu contoh perbuatan maksiat ialah, seseorang melakukan suatu perbuatan pada malam hari, padahal Allah menutupinya, namun kemudian pada pagi harinya ia bercerita kepada orang lain: 'Hai polan, semalam aku melakukan ini dan itu." Sebenarnya ia tidur malam dengan ditutupi aibnya oleh Tuhannya, tetapi pagi harinya ia menyingkap sendiri tabir Allah itu darinya."
      (riwayat Al-Bukhari(6069) dan Muslim(6990))
      Malangnya bagi kita, apabila kita gagal mengawal hawa nafsu kita daripada melakukan maksiat. Nafsu tersebut dikenali sebagai Nafsu Ammarah. Nafsu jenis ini sering menjurus melakukan maksiat dan kejahatan, serta sering mengikut hawa nafsu dan tidak sesekali melawannya. Maksiat yang dilakukan terasa seronok dan lazat, malah berbangga dengannya. (sumber majalah Solusi isu 25)

      Adakah kita gembira apabila tergolong dalam golongan-golongan tersebut? Sudahlah kita melakukan maksiat seperti berdua-duaan bukan muhrim, berpegangan tangan, dan pelbagai lagi maksiat yang kita lakukan, nauzubillah. Kemudian, kita menghebahkannya dalam laman web sosial, dan berbangga dengan perbuatan tersebut. Kita jadikan nafsu sebagai tuhan. MashaAllah.
      "Dengan yang demikian, bagaimana fikiranmu (wahai Muhammad) terhadap orang yang menjadikan hawa nafsunya: tuhan yang dipatuhinya, dan ia pula disesatkan oleh Allah kerana diketahuiNya (bahawa ia tetap kufur ingkar), dan dimeteraikan pula atas pendengarannya dan hatinya, serta diadakan lapisan penutup atas penglihatannya? Maka siapakah lagi yang dapat memberi hidayah petunjuk kepadanya sesudah Allah (menjadikan dia berkeadaan demikian)? Oleh itu, mengapa kamu (wahai orang-orang yang ingkar) tidak ingat dan insaf?."
      (Surah al-Jatsiyah ayat 23)
      Kita sering tertipu dengan godaan hawa nafsu. Sudahlah kita melakukan kemungkaran, malah menghebahkannya kepada umum. Di mana tempat kita di sisi Allah? Timbulkan persoalan dalam diri anda, jika anda melakukan sedemikian.
      Justeru, sudah semestinya kita tidak mahu tergolong dalam golongan-golongan yang dimurkai Allah, bukan? Jadi, janganlah kita melakukan kemungkaran, seterusnya tiada apa yang perlu dihebahkan kepada umum, tentang perkara terkutuk tersebut, kan? Kawal hawa nafsu kita, jangan biar hawa nafsu mengawal kita.
      Seorang mukmin yang mengaku berasa takut kepada Allah dan menganggapNya sebagai Tuhan Yang maha Agung, apabila suatu waktu terjerumus dalam suatu perbuatan maksiat dan melanggar apa yang tidak boleh dilakukan, seharusnya ia benci maksiat tersebut dan seboleh mungkin berusaha agar jangan sampai diketahui oleh sesiapa pun. Malah, jangan menceritakan kepada orang lain sehingga diketahui umum. Berehati-hatilah dengan setiap tindakan yang kita lakukan, terutamanya dalam laman web sosial, kerana kita mungkin membuka aib sendiri, tanpa kita sedar.
      Tetapi, ingat sahabat-sahabatku! Ini bukannya kebenaran atau platform untuk kita melakukan maksiat! Maksiat tetap harus dijauhi, supaya tidak menimbulkan kemurkaan Allah. Bertaubat sebelum terlambat!

      Dua Laluan


      Teringat saya akan satu poem yang pernah dipelajari semasa zaman sekolah menengah dahulu. 'The Road Not Taken'. Bagi saya, poem oleh Robert Frost ini sangat menarik kerana ia mengisahkan antara dua jalan yang perlu dipilih oleh seorang traveler. Dan traveler tersebut memilih jalan yang kurang dipilih oleh orang lain untuk dilalui. Ya, jalan yang bukan menjadi pilihan orang kebanyakan!
      Sungguh, walaupun jalan itu jarang dilalui oleh orang lain tapi dia memilih untuk melalui jalan itu. Dan jalan yang dipilih itu telah membawa banyak perubahan dalam hidupnya.
      Two roads diverged in a yellow wood
      And sorry I could not travel both
      And be one traveler, long I stood
      And looked down one as far as I could
      To where it bent in the undergrowth;
      Then took the other, as just as fair,
      And having perhaps the better claim
      Because it was grassy and wanted wear,
      Though as for that the passing there
      Had worn them really about the same,
      And both that morning equally lay
      In leaves no step had trodden black.
      Oh, I marked the first for another day!
      Yet knowing how way leads on to way
      I doubted if I should ever come back.
      I shall be telling this with a sigh
      Somewhere ages and ages hence:
      Two roads diverged in a wood, and I,
      I took the one less traveled by,
      And that has made all the difference.
      Poem ini juga boleh kita aplikasikan dalam kehidupan kita. Dan kita anologikan traveler itu ialah diri kita sendiri. Cuba bayangkan di hadapan kita terbentang dua jalan. Hanya ada dua jalan yang boleh dipilih. Antara jalan kebenaran dan jalan kebatilan. Dan keputusan untuk melalui jalan yang mana satu terletak di tangan kita.
      Persoalannya ialah 'Which road we gonna take? The one more traveled by or the one less traveled by?'
      Kita boleh tengok pada hari ini tidak ramai yang memilih untuk berada di jalan kebenaran. Tidak ramai yang memilih untuk berada di jalan dakwah ini. Menyeru manusia ke arah kebaikan dan mencegah kemungkaran. Lebih ramai orang yang memilih untuk berada di jalan yang salah. Mereka lebih teruja untuk memilih jalan yang lebih ramai orang melaluinya. Itulah jalan kenikmatan sementara. Mereka lebih memilih keduniaan. Kenapa saya kata begitu?

      Marilah sama-sama kita perhatikan sendiri di sekeliling kita, yang mana satu lebih disukai oleh manusia. Bergaul bebas, tidak menutup aurat (ramai yang tutup aurat tapi tidak sempurna), menderhaka pada ibu bapa, zina, membuang bayi ibarat membuang sampah di tepi jalan dan semua perihal berkaitan keduniaan. Itu lebih mereka sukai daripada menjaga batas pergaulan antara lelaki dan perempuan, menutup aurat dengan sempurna dan lain-lain hal berkaitan akhirat. Bagi mereka perihal yang bersangkutan tentang agama, akhirat, iman sangat membosankan!
      Mereka lebih mementingkan dunia daripada akhirat. Kadang-kadang bukannya mereka tidak tahu benda itu salah. Mereka tahu tapi buat-buat tidak tahu. Mereka tidak mahu keluar dari zon selesa (comfort zone) mereka. Mahu segala-galanya indah. Tidak sanggup bersusah payah.
      Kerana mereka tahu jalan yang kurang dipilih yakni jalan dakwah ini memang pahit. Banyak pancaroba dan dugaan yang terpaksa ditempuh di sepanjang jalan. Jalan ini memang memerlukan banyak pengorbanan. Berkorban masa. Berkorban harta. Malah berkorban apa sahaja demi memastikan Islam tersebar.
      Pengorbanan yang menuntut kesabaran, kecekalan hati dan ketetapan iman. Tapi bagi mereka yang berada di jalan ini, mereka merasa bahagia dengan dugaan yang dihadapi. Walaupun air mata kerap menjadi teman mereka. Mereka masih bahagia. Bahagia kerana mereka tahu Allah sentiasa ada di sisi mereka. Dan mereka percaya dengan ayat-ayat dan janji-janji Allah itu adalah benar!
      Firman Allah dalam Al-Quran yang bermaksud:
      " Wahai orang-orang yang beriman! Mahukan kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? Yaitu kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik jika kamu mengetahui. Nescaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan ke tempat tinggal yang baik di dalam syurga 'Adn. Itulah kemenangan yang agung. Dan (ada lagi) karunia lain yang kamu sukai iaitu pertolongan daripada Allah dan kemenangan yang dekat waktunya. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang mukmin."
      (Surah as-Saff ayat 10-13)
      Allah telah memberikan khabar gembira kepada orang yang berjihad di jalanNya yakni memberikan ganjaran syurga, mengampuni dosa-dosa dan memberikan pertolongan kepada mereka. Sungguh, Allah ialah sebaik-baik penolong. Sebab itulah mereka masih bahagia walau diuji dengan bermacam-macam dugaan di dunia ini.
      Sungguh perjalanan dakwah ini masih panjang. Mungkin kita tidak sempat untuk sampai ke penghujungnya. Tidak mengapa jika kita tidak sempat sampai ke penghujung jalan. Apa yang paling penting, kita sudah berusaha menempuh jalan itu. Jalan menuju ke penghujung itu. Dan dalam menempuh perjalanan itu, kita juga merasa bahagia walaupun belum lagi sampai ke penghujung kerana semuanya dilakukan semata-mata kerana Allah. Dan disebabkan itulah dikatakan kebahagiaan itu tidak semestinya berada di penghujung jalan tetapi ianya juga berada di sepanjang jalan. 

      Justeru, marilah kita menjadi orang yang bijak. Kita semestinya tidak mahu mendapat kebahagiaan di dunia semata-mata bukan? Pastinya kita ingin bahagia di dunia dan juga akhirat. Maka, pilihlah jalan yang betul.
      Tidak mengapa jika jalan yang kita pilih itu jarang dilalui oleh orang lain. Tidak mengapa jika hanya segelintir sahaja yang bersama-sama kita. Tidak mengapa. Kuatkan hatimu. Sesungguhnya Allah bersama kita! Yakinlah! Sememangnya Islam itu datangnya dalam keadaaan asing (gharib), maka berbahagialah andai kita juga seakan berada asing di sekeliling kita.
      Saya bukanlah sudah terlalu baik apabila bercakap mengenai ini. Pandai-pandai hendak menyuruh orang membuat pilihan. Tapi, buatlah pilihan dengan bijak. Mungkin di dunia ini orang nampak kita sedang rugi. Rugi kerana mensia-siakan masa muda kita dengan urusan dakwah ini. Rugi sebab tidak dapat enjoy dunia remaja. Tapi, sebenarnya orang-orang yang memilih jalan yang jarang dilalui oleh orang ramai ini sebenarnya sangatlah beruntung. Bersyukurlah kerana Allah memeliharamu daripada melakukan maksiat. ^^
      Kesimpulannya, marilah sama-sama kita hayati bingkisan pesanan daripada Imam Hasan Al-Basri. Pesanan ini saya khususkan untuk diri saya sendiri kerana saya tahu saya juga masih punya banyak kelemahan. Kata-kata beliau menjadi pengubat supaya saya tidak berhenti memberi walaupun diri ini sendiri masih punya banyak kelemahan. Doakan saya moga istiqamah di jalan dakwah ini.
      "Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasihati kalian bukanlah bererti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling soleh di antara kalian. Sungguh, aku pun telah banyak melampaui batas terhadap diriku. Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam mentaati Rabb-nya. Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat."
      Doakan saya moga istiqamah di jalan dakwah ini. Wallahu Ta'ala A'lam

      Warna Kehidupan


      Alhamdulillah, indah dan uniknya ciptaan Allah. Penuh dengan keperlbagaian dan variasi yang tersendiri. Pada setiap kejadian ada perbezaan dan persamaan yang tidak sama. Walaupun seakan kelihatan sama, namun tetap berbeza. Seperti seorang lelaki dengan lelaki yang lain.
      Walau kejadiannya adalah sama, namun setiap lelaki tidak sama. Ada perbezaannya. Demikianlah juga perempuan dan seluruh makhluk yang diciptakanNya. Hatta pasangan kembar seiras juga tetap ada perbezaannya walaupun kelihatan sama.
      Unik kan? Subhanallah... Agung sungguh ciptaan Allah. 
      Cuba kita renungkan... seorang pereka fesyen, pereka grafik.. pada satu saat akan terasa berat memikirkan idea dan ilham mencari design-design yang terbaru. Kadang-kadang seakan mati akal mencari design yang pelbagai. Tidak mahu design yang sedang disiapkankan mempunyai kriteria yang sama dengan design yang terdahulu. Namun, Allah walau ciptaanNya tidak dapat dihitung lagi, tidak ada satu pun yang sama ciptaannya.

      Buktinya, lihat sahaja ibu jari kita. Berjuta, berbilion manusia tidak ada seorang pun yang memiliki garis ibu jari yang serupa. Begitu jugalah Allah ciptakan manusia ini pelbagai ragam. Pelbagai sifat.. Pelbagai perangai..
      .MasyaAllah, ajaibnya ciptaan Allah... Penuh dengan warna-warni dalam penciptaanNya.
      Kehidupan dan Ujian
      Kenapa perlu kita keluhkan..
      ''Aih... aku tak suka lah cam ni...aku tak suka lah dia tuh... dia tak buat macam ni''
      "Aku geram lah dengan dia ni... Pinjam barang tak bagitahu dulu. Lepas tu jadikan hak milik pula"
      Kenapa kita marah orang sesuka hati
      '' Kau ni kenapa lambat sangat nak faham... kenapa kau macam ni..?''
      " Engkau pergi mana tadi? Tahu tak aku dah lama tunggu kat sini?"
      Mungkin kita pernah terlepas kata. Mengeluh dan memarahi tanpa usul periksa. Waktu itu, apa yang kita fikir hanya tentang diri kita sahaja. Kita utamakan perasaan kita. Lantas kita luahkan ketidak puasan hati kita. Kita mengeluh. Marah dan berlalu dengan muka masam mencuka.
      Kenapa tidak kita nasihati jika sahabat itu melakukan kesalahan? Mengapa tidak kita tanamkan redha pada setiap ujian yang Allah berikan untuk kita? Bukankah setiap apa yang mendatang itu adalah ujian buat kita. Sama ada ujian itu berbentuk nikmat, apatah lagi berbentuk perkara yang tidak kita sukai dan senangi. Mengapa kita tidak muhasabah diri dulu sebelum memuhasabah, memarahi orang di hadapan kita?
      Kita terlupa, saat itu sebenarnya Allah menguji keimanan kita. Kesabaran kita. Demikianlah kehidupan dan ujian yang hadir dalam hidup kita. Ujian juga adalah warna- warni yang mewarnai hidup kita. Dan warna warni inilah yang akan mencorakkan kehidupan kita. Jika kita mewarnakan kehidupan kita dengan warna gelap kehitaman, maka lakaran corak hidup kita tidak seindah yang di rasa. Begitu jugalah kehidupan kita, jika kita mewarnakan ia dengan pelbagai warna, maka kehidupan kita pasti menawan rasa.
      Bukankah pelangi itu indahnya pada biasan warnanya yang pelbagai? Begitulah juga dengan kehidupan. Jika kehidupan itu diwarnakan dengan pelbagai warna, maka keindahan itulah yang dapat nikmati. 

      ''Dengan Mengingati Allah Jiwa Akan Menjadi Tenang"'
      Kadangkala kita terlepas pandang. Apabila ditimpa musibah, kita mendahulukan manusia dari Allah. Sedangkan musibah itu datangnya dari Allah. Maka, mengapa manusia yang perlu didahulukan. Adakah kita lupa tentangnya..???
      Istighfarlah sahabat.. Kadang kala hadirnya musibah itu kerana berpunca dari diri kita sendiri. Musnahnya kehidupan flora dan fauna bukan dari sesiapa, tetapi puncanya dari tangan-tangan manusia. Banjir kilat, tanah runtuh, dan pelbagai lagi ujian alam  yang menduga adalah kita pemulanya. Maka, jangan mengeluh jika musibah itu beralih arah kepada diri kita sendiri. Kerana itulah perlunya beristighfar, memohon keampunan kepada Tuhan agar diampunkan segala kekhilafan dan keterlanjuran diri. 
      Demikianlah jika ada sahabat-sahabat kita yang membuatkan kita tidak senang dengan sesuatu perkara. Jangan mengeluh dan marah sesuka hati. Mungkin saja ianya sebagai asbab diri kita sendiri. Sebelum kita menuding jari kepada orang di hadapan kita, dahulukanlah menuding jari ke arah diri sendiri.
      Jangan juga dipinta seseorang mengikuti kehendak kita sedangkan tahap dirinya tidak tercapai. Tidak termampu olehnya. Mungkin ada sebab sesuatu yang kita tidak tahu mengapa dan kenapa demikian hal yang berlaku. Yang penting, mohonlah keampunan kepada Allah, dan pintalah moga Allah jauhkan kita dari sifat amarah. Sesungguhnya amarah itu adalah dari syaitan dan syaitan itu adalah dari api.
      Ayuh muhasabah.. Jangan dikeluhkan ujian yang Allah berikan. Didiklah diri agar bersabar sentiasa dan hiasi hati itu dengan keindahan bersangka baik. Sesungguhnya itulah ciri-ciri mukmin yang membahagiakan dan menyenangkan orang lain. Barangsiapa yang baik akhlaknya di dalam muamalatnya pasti akan dimuliakan oleh orang lain. InsyaAllah~

      Warna-warni kehidupan
      Wahai sahabat... Cuba kita renungkan bersama. Jika semua orang ragamnya adalah sama sahaja dengan kita.. Apakah akan terjadi dengan kehidupan kita...????
      Bosan bukan? Tapi mengapa..??
      Kerana tiadanya warna -warni (ujian) yang mewanai kehidupan kita. Kehidupan yang penuh dengan warna warni pasti indah seterusnya akan memberi keindahan dan kebaikan pada sekeping hati (iman). Iman itu jika tiada musibah atau ujian, maka sifatnya hanya mendatar dan mungkin saja akan menurun selayaknya. Namun, sekiranya iman itu dihadirkan dengan ujian dan cabaran, maka iman itu akan meningkat sesuai dengan tahap iman yang ada. Semakin iman itu mantap, maka semakin hebatlah pula ujian yang mewarnainya.
      Yakinilah janji Allah bahawa setiap apa yang Dia rencanakan tetap punyai hikmahnya.
      Maka, Usah dikeluhkan ujian pada sebuah kehidupan.

      Nikmat Hijrah


      Alhamdulillah... Hanya perkataan itu yang mampu aku ucapkan.. Sujud 1000 tahun pun tidak cukup atas nikmat yang tak ternilai ini.. Terima kasih ya Allah atas hidayah yang tidak terhingga ini. Sungguh Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
      Aku cuma gadis biasa, bukan dari sekolah agama, bukan juga dari keluarga ulama.. Aku hanya ingin berkongsi cerita tentang nikmat Allah yang tak terhingga buat hambaNya..
      Kisah ku bermula saat pertama kali aku melihat seorang gadis yang sangat manis bertudung labuh di salah sebuah kedai, di bazaar ramadhan.. Aku terpegun seketika.. Subhanallah.. Sejuk mata memandang.. Ya Allah, beginikah rupa penghuni syurgaMu? Subhanallah.. Terasa malu melihat diriku sendiri, kerana walaupun aku dibiasakan bertudung sejak kecil, berbaju lengan panjang dan tidak jarang, namun auratku hanya ditutup ala kadar sahaja..
      Dulu, pernah juga terdetik di hati ini untuk bertudung labuh, kononnya ingin mengikut langkah ibu.. Namun, oleh kerana taku pada perlian teman-teman sekeliling, niat itu terkubur sendiri..
      Teringat aku pada satu ayat yang pernah aku baca suatu ketika dulu, 'Hidayah itu ibarat cahaya dan cahaya tidak akan masuk ke rumah yang mana jendelanya tidak dibuka.' Kata ustaz pula, "hidayah tu milik Allah.. Hanya Dia berhak memberi hidayah itu kepada sesiapa pun.. Sungguh, Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang.. Mintalah, pohonlah hidayah itu agar selamat dunia dan akhirat.."
      Aku termenung sendiri.. kalau bukan sekarang, bila lagi?? Takkan nak tunggu sampai aku mati? Jika bukan aku yang membantu diri sndiri, siapa lagi yang sudi?? Takkan nak lupakan dan biarkan perasaan itu terkubur sekali lagi??
      Sejak dari hari itu, aku usaha melabuhkan apa yg ada.. Tiada lagi baju t-shirt yang ala kadar tertutupnya, tiada lagi tudung bawal yang hanya indah pada sulaman namun nipis pada zahirnya.. Biar apa org kata, kolot, kampung dan sebagainya, asalkan aku selesa.. Alhamdulillah, dengan kemudahan internet yang ada, aku gunakan untuk mencari artikel mengenai wanita, aurat, amalan-amalan yang boleh ku amalkan dan sebagainya..
      Aku akui, aku bukan seorang muslimah yang baik, tetapi aku ingin menjadi baik.. Ya, aku ingin menjadi baik.. InsyaAllah..! Aku percaya, bila niat kita baik, ingin menjadi baik, pasti Allah s.w.t akan bantu kita.. Hanya terpulang pada diri kita untuk memilih sama ada mulakan langkah pertama, atau mundur ke belakang dan lupakan semuanya..
      Suatu hari, ketika aku menyimpan baju ke dalam almari ibu, tergerak di hatiku utk mencuba sehelai tudung labuh bewarna merah jambu.. Selesai sahaja kerja-kerjaku, aku ambil tudung labuh itu dan ku sarungkan di kepalaku.. Aku berdiri di hadapan cermin. ku lihat diriku. Subhanallah..! Aku terkedu.. Aku dapat rasakan sesuatu.. Rasa tenang, dilindungi dan merasakan apa yg ku cari selama ini telah kutemui..
      Tanpa ku sedari setitis air mata hangat mengalir di pipi.. Tidak dapat ku tahan lagi, aku menangis sepuas-puasnya..
      "Ya Allah, jika ini yang terbaik buatku, dan jika ini dapat membahagiakanMu, kuatkanlah aku, permudahkanlah segala urusanku dalam hijrah di jalanmu, ya Allah.. didiklah aku menjadi muslimah yang solehah.. Aaminnnn!'". Bisikku dalam hati
      Sedikit demi sedikit, aku mula mula menjadikan laman facebookku sebagai medan perkongsian ilmu dan peringatan buat diriku sendiri. InsyaAllah tiada lagi sesi luahan yang hanya sia-sia.. Sabda Rasulullah SAW, 'sampaikan dariku walau sepotong ayat..' ada juga sebilangan warga Facebook yang seolah-olah mengejek diriku atas apa yang aku sampaikan.. Alhamdulillah, semua itu tidak mematahkan semangatku, malah lebih menguatkan aku kerana mungkin ini cara Allah mendidikku.. Bersabar, sabar dan sabar. Hanya satu yg aku takuti, dipersoalkan di akhirat nanti..
      Dengan keyakinan dan kekuatan yang ada, pada hari maulidurrasul, aku kuatkan diri menggunakan tudung labuh buat kali pertamanya.. Banyak yang bermain di fikiranku.. Terasa terasing diri ini.. Alhamdulillah.. Semuanya ku hadapi dengan mengingati Allah.. Ya, benar.. hanya dengan mengingati Allah, hati akan tenang.. Ada yang menyindir, ada yg memuji, tidak kurang juga yang memandang sinis pada diriku..
      Aku cuba kuatkan diri ini dengan mengingati perjuangan Rasulullah SAW, yang sememangnya di janjikan syurga, namun tetap bersabar menahan hinaan dan cacian dalam perjuangan dakwahnya.. Inikan pula aku, hanya hamba Allah yang hina.. Aku kena kuat dalam perjuangan dakwah pada diriku sendiri.. Subhanallah, Alhamdulillah. Terima kasih ya Allah, untuk kekuatan ini..

      Hari demi hari, aku semakin selesa.. Ada juga kawan-kawan yang bertanya, "Tak panas ke pakai labuh?" Aku hanya mampu tersenyum.. Kebiasaannya hanya gelengan kepala yang ku berikan.. Adapun jawapan, ayat ringkas ini yang ku berikan, "Yang terdedah itu laii panas".
      Sebenarnya, ingin ku katakan, aku sanggup berpanas di dunia daripada merasa azab di akhirat sana.. Hanya doa yang ku kirimkan buat yang bertanya. Semoga dia juga merasai kemanisan hidayah ini..
      "Sahabat, aku ingin engkau  turut bersamaku dalam penghijrahan ini. Sungguh, ku ingin kau turut bersamaku.." Doaku dalam diam
      Kisah ini bukan hendak menunjukkan yang aku ini sudah sepenuhnya baik.. Masih banyak kekurangan yang perlu aku perbaiki dan masih banyak ilmu yang perlu aku pelajari.
      "walau siapa pun kita di masa lalu, itu tidak bermakna kita tidak berhak untuk menjadi Muslimah yg baik. Jadikan masa lalu sebagai satu pengajaran yang membenihkan rasa keinsafan dan bukan satu alasan untuk tidak berubah.."
      Sahabatku, bila terasa ingin berubah, mulakan langkah, jangan berlengah.. Niat boleh dipimpin.. tak perlu tunggu sampai seru, kita yang perlu mulakan dulu.. InsyaAllah, Allah pasti akan bantu.. Saat diri terasa lemah, ingat janji Allah.. Allah bersama kita sahabatku..
      InsyaAllah, semoga kita semua mendapat hidayahNya sebelum mata terpejam buat selamanya.. Doakan agar diriku ini kuat dan sentiasa istiqamah dalam penghijrahan ini.. Aamiin.

      I Hate Israel

      Zionists in Israel Doing With Severe and extreme violence
      Why do we Muslims and Muslimat just let them continue to suffer
      Which we love them though God has given this love as our weapon to subvert the Zionist Israel
      Not enough just to pray, shout anti Israel boycott their goods and making protest signs protest their atrocities.
      We need to unite regardless of status, race, mentality, national and political as well as Muslim and Muslimat Let us together to destroy and overthrow the Jews of Israel continued the beatings our brothers in Palestine
      Let not our guard again, it emerged as the Sultan Salahuddin Ayub in Jerusalem.
      Remember we have the golden age of Islam were we take the history of the Prophet in all previous wars are the strategy for eliminating the al-Kafirun the plight of Muslims before
      Do not just let it alone and wait for God to help us we need to pray, work, effort and puteri. Then we wait for God's blessings on our efforts.

      Renungan

      Tanpa Kepedihan dan Kesengsaraan Kita Akan Membuang Perkara Yang Indah Dengan Sia-Sia Sahaja Tanpa Memberi Kesan Kepada Iman Kita Renungkanlah ... Ingatilah Nabi Adam a.s Sehingga Nabi Muhammad s.a.w Berjaya Atas Kepedihan dan Kesengsaraan Yang Lebih Hebat Dari Kita ... Maka Itu Kesabaran Sahaja Yang Membentengkan Kita Untuk Kita Tidak Terkeluar Dari Landasan...

      Ingatan Kalian dan JiwaIslam

      Job At Home

      Nature Future

      Nature Future
      Menjana Pendapatan

      Iklan

      Subscribe To RSS

      Sign up to receive latest news