Skip to main content

Mata Masih Terbuka




Tatkala Mata Terbuka Lagi
oleh: afdhal87




Setiap bangun tidur dan membuka mata,yang terucap adalah kalimat syukur bahwa Allah masih mengizinkan diri ini kembali melihat fajar.Merasai hembusan angin bayu pagi yang menerobos celah jendela dan menjumpai semua yang semalam terlihat sebelum mata terpejam masih seperti sedia kala, tidak ada yang berubah.

Kemudian melangkahlah dengan iringan doa di gerbang mungil menuju arena perjuangan kehidupan,dengan tuntutan-Nya lah diri ini tak melangkah ke jalan yang salah,tak menjamah yang bukan hak,tak melihat yang dilarang,tak memamah yang tidak halal,tak mendengar yang batil,dan tak banyak melakukan sia-sia.Kerana setiap waktu yang terlewat pasti akan ditagih tanggunjawabnya.Lantaran semua jalan yang dilalui akan diminta kesaksiannya atas diri ini dan sebab seluruh indera ini akan diminta bicara tentang apa-apa yang pernah tercipta.

Hari ini, masih ada lali terbuat.Masih juga lengah sehingga khilaf tercipta.Mesti segunung peringatan pernah didengar,mulut ini masih terselit berucap dusta,saringan telinga ini tetap tak mampu membendung suara-suara melena lalaikan dan masih saja ada perbuatan yang salah,walau itu dalam bingkai alpa.Padahal,di setiap terminal ruhiyah.Sedikitnya 5kali sehari lidah ini berucap,tangan ini tertengadah dan mata ini menitikkan butir bening,seraya memohon perlindungan dari Allah dijauhkan dari salah dan dosa.Tetapi, masih juga langkah ini menuju arah yang sesat.

Setiap hari menangis, setiap hari meminta ampunan,setiap hari mencipta dosa,esok sibuk bersujud,meluluhkan air mata,menyusun kalimah doa,mengayam pinta smeoga Allah menghapusnya,bahkan kadang lupa.Padahal,bias saja sedetik kemudian diri ini tak lagi sempat memohon ampunan.Lupakah bahawa waktu sangat cepat berlalu.Lupakah pula bahawa menyesal di akhirat hanyalah kesiaan yang nyata?

Bagaimana jika hari esok tak pernah datang, padahal baru saja seharian ini berenang di lautan dosa,padahal belum sempat menghapus noda hari ini , kelmarin,seminggu yang lalu,setahun lalu dan bertahun-tahun yang lalu.Bagaimana jika Allah tak berkenan membukakan mata diri ini setelah sepanjang malam terlelap? Bagaimana jika perjumpaan dan canda riang bersama keluarga semalam adalah yang terakhir kalinya,ketika esok harinya ruh ini melihat seluruh keluarga menangisi jasad ini yang terbujur kaku berkafan putih..

Bagaimana jika matahari esok terbit dari barat, tak seperti biasanya dari timur? Padahal hari ini lupa menyebut nama-Nya.Padahal di hari ini,belum sempat mengunjungi satu persatu keluarga,kerabat,sahabat,tetangga dan orang-orang yang pernah tersakiti oleh lidah dan tindakan kita.Sudah terlalu lama tak mencium kaki orang tua mencari keredhaannya,walau tak terhitung salah diri.Belum lagi sempat berderma,setelah derma kecil beberapa tahun lalu yang sering kita banggakan.

Dan jika memang esok tak pernah datang.Sungguh celakalah diri ini.Benar-benar celaka, bila belum sempat mencuci dosa sepanjang hidup,bila belum mendengar ungkapan maaf dari orang-orang yang pernah terzalimi,bila belum menyisihkan harta yang menjadi hak orang lain,bila belum sempat meminta ampun atas segala salah dan khilafnya yamg tercipta.

Maka saat pagi Allah masih memperkenalkan diri menikmati fajar ,mulaikan hari dengan kalimat
“Terima Kasih Allah”

“Terima Kasih Allah”

“Terima Kasih Allah”

Semoga kita semua beroleh keampunan dari ilahi atas segala kesilapan dan kejahilan kita sepanjang hidup bernama manusia..

Wallahualam

Comments

Popular posts from this blog

Kesan Beriman Kepada Rukun Iman ( Part 1 )

Kesan Beriman Kepada Rukun Iman ( Part 1 ) Ramai yang tidak tahu akan kesan beriman kepada RukunIman ini,rata-rata umat islam hanya mengetahui akan Rukun Iman serta isinya sahaja. Maka tiada meberi impak pada hati dan rohani kita sebagai umat Islam dan hamba Allah disi akan mengakibat terjejasnya Amal Ma'aruf Nahi Mungkar . Kesan Beriman Kepada Allahswt . 1) Akan melahirkan manusia yang sanggup berkorban,ikhlas,jujur,merendah diri,benar & mengenepikan masalah peribadi. 2) Menghalang daripada melakukan maksiat dan sebarang keburukkan,sebab segala kegiatan atas aktiviti yang dijalankan akan tunduk dibawah kekekuasaan dan pengaruh iman kepada Allahswt. 3) Menyuluh kita segala liku hidup yang gelap kepada cahaya mendapatkan kekuatan dan perlindungan kepada Allah apabila ditimpa kesusahan.Kerana telah menjadi adat manusia ada masa ia susah ada masa ia senang, oleh itu kepada mereka yang beriman kepada Allah ia akan meminta perlindungan kepada Allah tetapi kepada mereka tang tidak be

Peperangan Uhud

Petunjuk Arah Peta Tentera berkuda musyrikin yang diketuai oleh Khalid bin al-Walid dan Ikrimah bin Abu Jahal menyerang dan mencederakan tentera muslimin Kubu pertahanan tentera Islam sebelum peperangan Tentera memanah muslimin menyerang tentera musyrikin di atas bukit 'Ainain Kubu pertahanan tentera Musyrikin sebelum peperangan Pemanah muslimin turun dari tempat pertahanan mereka (Bukit 'Ainain) unutk berdepan dengan orang musyrikin Persiapan Quraisy Untuk Pertempuran Ganas Makkah dibakar bahang api kemarahan terhadap kaum muslimin. Ini adalah ekoran natijah kekalahannya dipertempuran Badar. lanya adalah suatu tragedi kerana kekalahan dan kematian pemuka-pemukanya. Desakan menuntut bela di atas kematian wira-wira Quraisy memuncak, pihak Quraisy melarang sebarang ratapan di atas kematian itu, dan melarang penebusan segera ke atas tawanan perang, supaya tidak dilihat oleh kaum muslimin betapa berdukacitanya mereka dengan peristiwa yang tragedik itu. Selepas peperangaan Badar sel

Ulum Hadis Part 1

Bak kata pepatah sesetengah orang As-Sunnah ,Ulum Hadis serta Ulum Al-Quran memang tidak dapat dipisahkan dari Umat Islam dari sejak zaman Nabi Muhammad.saw dan masuk ke zaman Sahabat masuk pula zaman Tabi’in dan hingga kehari ini . Ia seumpamanya satu rangkaian yang erat dan konsep yang besar dalam kehidupan harian atau rutin yang dilalui oleh Umat Islam . Adakah kita memahami pengertian setiap satu yang berada didalam rangkaian itu.Misalannya As-Sunnah yang selalu kita dengari setiap masa,hari dan tahun didalam mana-mana ceramah mengajak kita mengikuti As-Sunnah Rasulullah . Disini akan di terangkan pengertian As-Sunnah serta bahagiannya . 1) PENGERTIAN : As-Sunnah berdasarkan laman sesawang Wikipedia adalah cara atau kebiasaan dan dengan itu sunnah nabi bererti cara nabi atau apa yang biasa dikenali dengan kebiasaan rasul-rasul (1) . Pada bahasa ( لغة) iaitu dalam Bahasa Arabnya al-Tariqah al-Mu’Tadah ertinya cara / peraturan sesuatu amalan yang dilakukan berulang kali,